Warta NaifNaifologiDiskografi NaifKontak NaifFoto NaifTour NaifJurnal Naif
Kontak Manajemen : +62818996243
JADWAL
 

PLANET CINTA ITU TELAH ADA!

oleh : Pepeng | Kamis, 14 April 2011 02:29:05


Di manakah Planet Cinta?

Terasa sudah lama sekali album Planet Cinta NAIF, ternyata baru sekitar sebulan lalu kami merilisnya. Sepertinya ini berhubungan dengan begitu padatnya agenda promo album keenam band saya yang di bulan Oktober mendatang memasuki usianya yang keenam belas ini.
Ya, NAIF yang notabene dianggap banyak orang ‘menghilang’ dari peredaran ini sudah lama nggak ngerasain yang namanya tour promo, dalam bentuk apa pun itu. Terakhir NAIF melakukan radio tour di tahun 2000, saat album kedua kami, Jangan Terlalu NAIF. Dan setelah sekian lama (11 tahun!!) kami akhirnya berkeliling radio lagi untuk ‘jualan’. Hasilnya? Alhamdulillah. Memang, di mana ada usaha, di situlah jalan akan terlihat. Melalui jejaring sosial NAIF dan – tentunya – website kami, lama kelamaan makin terlihat respon masyarakat terhadap album kami. Berbagai komentar yang – syukurlah – banyak positifnya itu bikin kami tambah semangat untuk berkarya. Belum lagi radio-radio dan televisi yang banyak memutar single pertama kami,Karena Kamu Cuma Satu (KKCS). Bikin kami tambah semangat!

Semua itu nggak lepas dari dukungan Catz Records, rekan distribusi Electrified Records – label milik NAIF; juga para KawaNAIF seantero nusantara yang nggak lelah ikut nongkrongin panggung-panggung kami, rajin ngerequest KKCS di radio-radio, woro-woro di TwitterFacebook dan media lainnya; temen-temen pers; dan tentu saja pertolongan mutlak dari Tuhan.

Ada fenomena yang saya nilai menarik selama perjalanan album ini. Album Planet Cinta itu album yang cukup lama perjalanannya, sejak masuk rekaman sampai akhirnya rilis di pasaran. Inget banget betapa dulu setelah album Televisi rilis di tahun 2007, NAIF terlalu sibuk dengan panggung-panggungnya, sehingga seakan nggak ada waktu untuk bikin album berikutnya. Ditambah lagi dengan kekosongan manajemen band selepas sobat kami Aria Baja dari tim, sehingga bikin Emil harus memegang kendali langsung sebagai manajer band. Dari sisi produktifitas, NAIF jadi seperti mandeg. Bukan karena kelalaian sang manajer saat itu – yang notabene adalah personil bandnya juga – tapi karena panggung-panggung NAIF itu tadi.

NAIF itu band yang hidup dari panggung. Banyak orang di dalam struktur manajemen kami yang menggantungkan diri kami dari job panggung. Bila nggak ada panggung, maka kelaparanlah kami dan keluarga kami. Begitu istilah kasarnya. Jadi, siapa pun itu manajer kami, harus memiliki target pasti untuk membuat dapur kami tetap ngebul. Dan itulah tantangan Emil selaku manajer saat itu. Namun, bagaimana pun, tugas manajer band bukan hanya mencarikan panggung aja, tapi juga mengatur strategi dan membuat workplan, yang salah satunya adalah timeline untuk -- http://frankiindrasmoro.com/diary-franki.html

ARSIP DIARY

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9